Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pekalongan melakukan kegiatan monitoring Keberadaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Wilayah Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan hari ini Rabu tanggal 09 September 2020. monitoring Ormas ini dilaksakan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2017 tentang pengawasan Ormas di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.
Tim Terpadu Pengawasan Ormas yang di Koordinir Kantor Kesantuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pekalongan yang beranggotakann Unsur Pasi Intel Kodim 0710/Pekalongan, Kasat Intelkam Polres Pekalongan, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kajen, dan Kaposda BIN Wilayah Pekalongan.
Kegiatan ini digelar untuk tindak lanjut dari Ormas yang telah mengajukan permohonan Keberadaan yang ada di Kabupaten Pekalongan yaitu Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Pekalongan Raya yang ada dikelurahan Pekuncen Rt 001 Rw 002 Kec. Wiradesa Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 9 September 2020
Selasa, 1 September 2020
TMMD Sengkuyung Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 di Desa Tlogopakis Kecamatan Petungkriyono tanggal 29 Juli 2020 dinyatakan resmi ditutup. Acara penutupan yang merupakan Program kolaborasi antara kerjasama antara TNI dan Pemerintah Daerah dihadiri oleh Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP., MMs. Penutupan TMMD juga dihadiri Wakil Bupati Pekalongan, Forkopimda, Kepala OPD terkait, Muspika Petungkriyono, Para Kepala Desa beserta Tamu Undangan. Bupati mengucapkan terimakasih kepada Dandim Pekalongan beserta angggota yang telah melaksanakan TMMD dengan hasil yang memuaskan. Petungkriono merupakaan salah satu daerah atas yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara. Kecamatan Petungpriyono memiliki Sumber Daya Alam yang berlimpah dan berpotensi untuk dikembangakan. Pemerintah Desa harus bersinergi dengan semua unsure masyarakat dalam menjaga kekayaan alam Petungkriyono. TMMD bertujuan menjalin soliditas TNI bersama masyarakat yang merupakan sistem pertahanan rakyat semesta. TMMD di Kecamatan Kesesi yang dilaksanakan Kodim 0710/ Pekalongan berhasil meraih juara 1 dari Mabes AD. Kerjasama serupa akan terus dikembangkan mengingat masih banyak daerah lain yang membutuhkan TMMD. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berencana membangun Pasar Agrowisata hasil pertanian seluas 150 hektar. Nantinya Pasar Agrowisata dapat dimanfaatkan masyarakat untuk penanaman Kentang, Bawang, Wortel dan tanaman lain yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pembangunan pasar Agrowisata akan mendapat pendampingan dan bantuan pendanaan dari luar negeri. Kecamatan yang diusulkan mendapat bantuan pendanaan luar negeri adalah Kecamatan Petungkriyono, Talun, dan Doro. Pembangunan yang dihasilkan dari TMMD dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat. Dalam acara tersebut Dandim 0710/Pekalongan menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Bupati beserta OPD terkait yang telah membantu pelaksanaan TMMD. Penutupan TMMD kali ini dilaksanakan diruangan tertutup karena masih massa Pandemi Covid 19. Kegiatan TMMD di Desa Tlogopakis Sumber Dana dari APBD Provinsi Rp. 239.000.000. dan APBD Kabupaten Rp. 308.783.000. Sasaran TMMD adalah Peningkatan jalan sepanjang 2.520 meter dengan lebar 2,5 meter serta sosialisasi terkait penanganan bencana, wawasan kebangsaan serta sosialisasi lainnya. TMMD mengutamakan sasaran di tempat yang pelosok terisolir dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Keberhasilan TMMD merupakan hasil dari bantuan dan dukungan dari semua pihak.
KAJEN - Ada hal berbeda yang dilakukan Kesbangpol untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan. Kali ini sembari goes mereka mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih.
Kepala Kesbangpol Haryanto Nugroho mengatakan, pihaknya sengaja mengingatkan masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih di halaman rumah masing-masing. Lantaran diketahui Indonesia sebentar lagi akan memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus tahun 2020.
“Mengibarkan bendera merah putih, dalam memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI, merupakan sebagai wujud rasa cinta tanah air,” ujarnya, pagi ini.
Dia menyatakan, sebagai masyarakat Indonesia harus menghormati dan hargai perjuangan pendahulu (pejuang kemerdekaan), karena telah mengantarkan kemerdekaan yang seperti saat ini.
“Maka marilah kita sama-sama, pasang bendera merah putih dan umbul-umbul di depan rumah mau pun perkantoran, demi memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI,” ucapnya.
Selain itu, imbuh dia, dengan mengingatkan sambil goes di sekitaran Kajen akan membuat personel Kesbangpol sehat jasmani dan rohani. Dirinya mengajak masyarakat, untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI tersebut. “Yang terpenting adalah tetap mematuhi protokol kesehatan demi pencegahan Covid-19,” tandasnya.
Senin, 10 Agustus 2020
Rabu, 29 Juli 2020